Archive for Maret, 2009
Tentang Wonogiri
Tentang wonogiri
Wonogiri, (bahasa Jawa: Wanagiri, secara harfiah “Hutan di Gunung”), adalah sebuah daerah kabupaten di Jawa Tengah. Secara geografis lokasi Wonogiri berada di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah. Bagian utara berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo, bagian selatan langsung di bibir Pantai Selatan, bagian barat berbatasan dengan Wonosari di provinsi Yogyakarta, Bagian timur berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur, yaitu Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan. Ibu kotanya ialah Kota Wonogiri. Luas kabupaten ini 1.822,37 km² dengan populasi 1,5 juta jiwa. (lagi…)
Pariwisata Wonogiri
TEMPAT PARIWISATA
WANA WISATA KETU
Wana wisata Ketu berada di bagian utara dari Kota Wonogiri, dengan jarak 6 (enam) kilometer. Menempati posisi yang sangat strategis, karena berada tidak jauh dari jalan utama. Bagi wisatawan untuk mencapai obyek ini sangat mudah karena bisa ditempuh dengan angkutan umum, angkutan pribadi, maupun angkutan tradisional seperti angdong, becak. Wana wisata Ketu ini bagi masyarakat Wonogiri tidaklah asing, sebab hutan yang berpayungkan pohon pinus banyak diminati oleh kawula muda untuk mengisi acara liburan sekolah ataupun liburan nasional. Pada hasi-hari tersebut banyak tenda berdiri dibawah pepohon yang rindang. Di wana wisata Ketu ini juga terdapat petilasan Sunan Gunung Giri, maka tidak aneh jika banyak masyarakat sekitar berbondong-bondong datang berziarah. Paling ramai yaitu pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Wisatawan yangdatang untuk berziarah, biasanya dengan berbagai tujuan dan kepentingan serta keinginan.
TEMPAT PENYIMPANAN PUSAKA PANGERAN SAMBERNYAWA
Tempat penyimpanan Pusaka Pangeran Sambernyawa terletak di perbatasan antara Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan tempat penyimpanan ini berada di wilayah Wonogiri. Kalau melihat secara seksama, bahwa tempat ini sangat strategis dan potensial untuk dikembangkan, berada pada persimpangan tiga jalan yaitu jalan menghubungkan Wonogiri dengan Sukoharjo serta jalan menuju obyek wisata batu seribu yang masih wilayah Kabupaten Sukoharjo. Pangeran Sambernyawa (Pangeran Penyebar Maut) dilahirkan di Keraton Kartasura pada Minggu Legi 4 Ruwah tahun Jimakit 1650 Aji Windu Adi Wuku Waring Agung atau tanggal 7 April 1725. Ayahnya bernama Kangjeng Pangeran Arya Mangkoe Negoro yang dibuang ke Sri Langka (ceylon), ibu bernama Raden Wulan, putri Pangeran Butar. Sejak di tinggalkan oleh ayah dan ibunya, Raden Mas Said/ Pangeran Sambernyawa bersama dengan adiknya, R.M. Ambia dan R.M. Sabar hidup dalam suasana kemelaratan danhampir tersisih dari keluarga Istana Keraton Kartasuro. (lagi…)
Komentar Terakhir